I LOVE COCA COLA

image
Hello,

I'I am BINTANG AHMAD SUNNY

Menurut saya cocacola ini sangat enak dan minuman ini sangat bermanfaat bagi saya ketika saya kehausan dahaga tapi jangan mengkonsumsi minuman ini terlalu sering bisa berbahaya bagi tubuh

dan minuman ini banyak mengandung manfaat bagi tubuh


Pendidikan
University of Islamiyah

Bachelor of Science

Pajangan Penghargaan

Master of Drink

School of Islamiyah


Eksperien
Pengembangan Utama

http://www.coca-cola.co.id/id/home/

Pengembangan disen

http://www.coca-cola.co.id/id/home/


KUALITAS
SEGAR
KENIKMATAN
KUALITAS KEMASAN
TERKENAL

711

Penghargaan

16611

Pelanggan Happy

29641

Projek selesai

1563

Photo Produk

LAYANAN

Website Resmi

http://www.coca-cola.co.id/id/

Layanan Telepon

Anda bisa hubungi dan memberikan kritik,saran pada kami

Kualitas

Dijaga rasa dan kualitas

PEMESANAN

Anda bisa memesan dengan cepat dan efisien

testimoni

anda bisa melihat testimoni orang orang di banyak web coca cola

Dukungan

berikan dukungan dengan membeli produk produk kami

SOME OF WORK

Sejarah fanta

Berkas:Fanta logo 2016.svg
Logo Fanta sejak 2016, digunakan di Eropa, Asia, Australia, Selandia Baru dan Amerika Latin
Berkas:Fanta logo global.svg
Logo Fanta sejak 2008, saat ini masih digunakan di Amerika Utara, Afrika dan sebagian dari Eropa
Logo Fanta (2008-2012)
Logo Fanta (2004-2009)
Fanta adalah merek minuman ringan berkarbonasi rasa buah yang diproduksi oleh The Coca-Cola Company. Tersedia lebih dari ratusan pilihan rasa di seluruh dunia. Minuman ini diperkenalkan pertama kali di Jerman pada tahun 1940.

SejarahSunting

Fanta berasal sebagai akibat dari kesulitan mengimpor Coca-Cola sirup ke Nazi Jerman selama Perang Dunia II karena embargo perdagangan. Untuk menghindari hal ini, Max Keith, kepala Coca-Cola Deutschland (Coca-Cola GmbH) selama Perang Dunia Kedua, memutuskan untuk membuat produk baru untuk pasar Jerman, menggunakan hanya bahan-bahan yang tersedia di Jerman pada waktu itu, termasuk whey dan pomace - "sisa sisa", seperti Keith kemudian mengenang. Nama itu hasil dari sesi brainstorming singkat, yang dimulai dengan Keith mendesak timnya untuk "menggunakan imajinasi mereka" ("Fantasie" dalam bahasa Jerman), yang salah satu salesman, Joe Knipp, segera menukas "Fanta!"
Sementara tanaman secara efektif terputus dari markas Coca Cola selama perang, manajemen pabrik tidak bergabung dengan Partai Nazi. Setelah perang, Coca Cola perusahaan kembali menguasai tanaman, rumus dan merek dagang untuk produk Fanta baru - serta keuntungan tanaman dibuat selama perang.

Promosi dan pemasaranSunting

Amerika SerikatSunting

Fanta dikenal untuk iklan optimis nya, di Amerika Serikat, ini menampilkan The Fantanas, sekelompok dicor model perempuan muda, masing-masing mempromosikan rasa Fanta individu. Untuk perkenalan ulang Fanta di Amerika Serikat, Coca-Cola bekerja sama dengan biro iklan Ogilvy (New York City) pada tahun 2001. Setelah sesi brainstorming, tim kreatif Ogilvy Andrea Scaglione, Andrew Ladden dan Bill Davaris, menciptakan tagline "Wanta Fanta!" yang menjadi jingle untuk Fantanas dalam kampanye siaran. Kampanye ini berlangsung dari musim panas tahun 2001, dalam bentuk uji coba berjalan sukses, sampai 1 Oktober 2006. Tiga tahun kemudian, pada bulan Juni 2009, Fanta kembali meluncurkan kampanye. Mereka juga mengadakan pencarian bakat untuk menemukan Fantana nanas, dan pada bulan September yang dipilih Shakira Barrera menjadi Fantana keempat. Setelah Barrera memenangkan pencarian, ia menghabiskan satu tahun di posnya, dengan yang terakhir enam bulan sebagai Fantana sebenarnya disebut Lily. Tiga bulan sebelum kepergiannya, pencarian lain diselenggarakan, dengan pemenang yang Brittany Hampton. Namun, namanya tidak diungkapkan sebagai kampanye sekarang sedang aktif lagi untuk 2011. Mereka sedang menggunakan kampanye internasional dengan slogan "More Fanta, Less Serious!" (dalam bahasa Indonesia: "Enaknya Fanta Bawa Seru Aja!").

IndiaSunting

Di India, Fanta memasuki pasar sebagai pengganti kemudian-populer minuman ringan asal India Gold Spot. Ketika Coca-Cola kembali memasuki pasar India pada tahun 1993, membeli Gold Spot dari Parle dan menariknya dari pasar dalam rangka untuk membuat ruang untuk Fanta.

IndonesiaSunting

Di Indonesia, Fanta diproduksi oleh PT. Coca-Cola Bottling Indonesia. Fanta mulai diproduksi di Indonesia sejak tahun 1973, pada tahun yang sama dengan mulainya produksi minuman ringan Sprite, dua tahun setelah didirikannya pabrik pembotolan Coca-Cola modern pertama di Indonesia pada tahun 1971. Slogan yang digunakan untuk iklan Fanta di Indonesia saat ini adalah "Demi Enaknya Fanta" sebelumnya "Enaknya Fanta Bawa Seru Aja!". Terdapat beberapa varian yaitu stroberi, jeruk, dan air soda.

Perkembangan rasa Fanta di IndonesiaSunting

Berkas:Fanta Indonesia Promo Nokia Refresh N' Connect Telkomsel 2004.jpg
Kaleng Fanta saat promosi berhadiah handphone Nokia 3100 dan pulsa simPATI Telkomsel dalam program Nokia Refresh N' Connect bersama Coca-Cola dan Telkomsel di Indonesia selama bulan Maret-April 2004 (dari kiri ke kanan: Stroberi, Jeruk, Fruit Punch dan Nanas)
Berkas:Fanta Indonesia Flavours 2007.jpg
Kaleng Fanta di Indonesia pada tahun 2007 (dari kiri ke kanan: Stroberi, Jeruk, Fruit Punch, Rasa Anggur dan Blueberry)
Berkas:Fanta Indonesia Special Flavours 2007.jpg
Kaleng Fanta di Indonesia pada tahun 2007 (dari kiri ke kanan: Apple, Oranggo, Elektrik Melon, Creamy dan Cheersak)
Berkas:Fanta Indonesia Flavours 2010.jpg
Kaleng Fanta di Indonesia pada tahun 2010 (dari kiri ke kanan: Stroberi, Jeruk, Blueberry dan Jeruk Lemon)
  • Fanta Rasa Jeruk (1973-sekarang)
  • Fanta Rasa Stroberi (1973-sekarang)
  • Fanta Rasa Nanas (1973-2007)
  • Fanta Rasa Anggur (1973-1990an, 2006-2009, 2015-2016)
  • Fanta Rasa Mocca (1973-1990an)
  • Fanta Soda Water (1973-sekarang)
  • Fanta Tonic Water (1973-1990an)
  • Fanta Ginger Ale (1973-1990an)
  • Fanta Rasa Fruit Punch (2002-2016)
  • Fanta Oranggo (2004-2008)
  • Fanta Elektrik Melon (2004-2008)
  • Fanta Creamy (2005-2008)
  • Fanta Cheersak (2005-2008)
  • Fanta Apple (2006-2008)
  • Fanta Rasa Blueberry (2007-2012)
  • Fanta Vitamin C Rasa Jeruk Lemon (2009-2011)
  • Fanta Rasa Melon (2012-2014)
  • Fanta Royal Rasa Jeruk (2013-2014)
  • Fanta Royal Rasa Anggur (2013-2014)
  • Fanta Royal Rasa Mix Fruit (2013-2014)

Fantaa

Dikonsumsi lebih dari 130 juta kali setiap hari di seluruh dunia, konsumen menyukai Fanta karena rasa buahnya.
Di Indonesia, Fanta identik dengan rasa strawberry dan mulai dipasarkan sejak tahun 1973. Konsumen Indonesia mencintai Fanta yang identik dengan keceriaan bersama teman dan keluarga, karena ciri khas merek Fanta yang selalu membawa keceritaan dengan warna yang cerah, rasa buah yang enak dan karbonasi yang menyegarkan.

Varian rasa:
Stroberi, Jeruk, Air Soda
 
Kemasan yang tersedia :
PET    : 250 ml, 390 ml, 1L & 1.5L
Can    : 250 ml & 330 ml
RGB   : 200 ml & 295 ml

Jenis-Jenis Coca-Cola


Jenis-jenis Coca-ColaSunting

Kemasan botol kaca Coca-Cola (1996-sekarang) di Indonesia pada tahun 2007
Evolusi botol kaca Coca-Cola di Indonesia dari masa ke masa. (dari kiri: 1970-an, 1980-an, 1990-an dan 2000-an)
The Coca-Cola Company juga telah memperkenalkan beberapa minuman kola lainnya di bawah merek Coke. Yang paling terkenal adalah Diet Coke, yang telah menjadi kola diet utama. Selain itu, ada juga Caffeine free CokeCherry CokeCoke ZEROVanilla Coke, dan edisi khusus lainnya dengan lemonjeruk limau, dan bahkan kopi.

10 RASA ANEH COCA COLA

10 Rasa aneh Coca-Cola


      
10 Rasa aneh Coca-Cola
Merdeka.com - Coca-Cola adalah salah satu produk soft drink terkemuka di dunia yang sudah dibuat oleh Dr. John Pemberton pada 29 Maret 1886. Hingga saat ini, Coca-Cola yang banyak dipasarkan menggunakan resep yang sama darinya. Tapi jika Anda bosan dengan rasa cola yang biasanya, thefw.com menawarkan berbagai macam rasa cola di bawah ini :

1. Green tea coke
Soda seharusnya lebih segar, tidak bergelembung, dan tidak mengandung gula tambahan. Minuman cola seharusnya lebih sederhana dan sehat. Jika itu yang Anda pikirkan tentang cola, maka Coca-Cola bisa mewujudkannya. Cola rasa teh hijau ini diluncurkan di Jepang pada tahun 2009. Dimana warga Jepang tidak menyangka akan mendapatkan cola rasa teh hijau. Bagaimana rasanya? Mungkin Anda bisa mencobanya.

2. Vitamin coke
Sepanjang baris yang sama, tapi tanpa rasa yang berbeda. Coca-Cola Light Plus adalah versi Coca-Cola yang dibuat menggunakan campuran vitamin dan antioksidan. Mungkin Anda bisa memilih ini ketika Anda benar-benar menginginkan soda, tapi merasa harus minum minuman sehat yang mengandung vitamin dan bergizi. Namun pihak Coca-Cola menyatakan bahwa minuman ini tidak layak disebut minuman bervitamin karena kadar vitaminnya yang sedikit.

3. Raspberry Coke
Di Selandia Baru, Coca-Cola rasa raspberry ini diproduksi secara terbatas hanya pada tahun 2005. Jadi Anda tidak bisa seenaknya masuk ke sebuah toko dan membelinya, karena bisa saja rasa ini tidak tersedia. Anda mungkin berfikir bahwa ini sama saja dengan menambahkan buah-buahan dalam cola. Namun, kelompok di Seriouseat.com menyatakan bahwa rasa raspberry lebih enak daripada cola biasa.

4. Orange coke
Sama dengan Selandia Baru tapi berbeda rasa. Anda mungkin bisa mendapatkan Coca-Cola rasa jeruk, lemon, dan jeruk nipis di Amerika Serikat. Namun, karena saat itu respon yang didapat tidak terlalu besar, maka saat ini coca cola dengan rasa jeruk hanya bisa Anda dapati di Latvia, Polandia, dan Rusia.
5. Black cherry vanilla coke
Berapa banyak rasa yang  bisa Anda masukkan dalam satu kaleng coke? Satu, dua, tiga? Coca-Cola mengambil semuanya dalam satu botol dengan membuat Black Cherry Vanilla Coke. Anda mungkin akan menyukainya, atau malah bingung dengan semua rasa yang tercampur di dalamnya.

6. Bacon coke
Coca-Cola rasa bacon ini muncul di internet beberapa waktu lalu, namun belum pasti apakah rasa ini memang nyata. Beberapa poster menyatakan bahwa Coca-Cola memasarkan coke yang rasanya asin. Jika ini memang benar, bisakah Anda bayangkan rasa soda yang bercampur dengan daging?

7. Blak coke
Coke memang sudah hitam, tapi Blak Coke berbeda. Minuman ini akan membuat Anda terbangun semalaman dan bangun di pagi hari. Karena minuman ini menggabungkan soda dengan esensi kopi. Jika Anda berada di Bulgaria, Kanada, Republik Ceko, Perancis, Spanyol, atau Slowakia yang terkenal lambang, Anda mungkin membutuhkan minuman ini.

8. OK soda
Kembali pada tahun 1993, Coca-Cola berusaha membuat sebuah terobosan dengan mendesain kemasan mereka menggunakan gambar Generation X yang sedang populer saat itu. Gambar pada kemasannya bahkan dirancang oleh grafis desainer Charles Burns dan Daniel Clowess. Sayangnya, masyarakat tidak menyukai gambar yang ada pada kemasan dan tidak menyukai rasa OK Soda yang agak asam. Sepertinya kemasan OK Soda yang OK tidak menjamin respon yang OK juga dari masyarakat.

9. Citra coke
"Citra" di sini kemungkinan besar dimaksudkan sebagai coke dengan rasa citrusy. Hal ini bisa dilihat dari tampilannya yang dominan warna kuning dan hijau. Coca-Cola jenis ini hanya dapat Anda temukan di Meksiko, Jepang, Selandia Baru, dan Bosnia Herzegovina.

10. New coke
New Coke adalah salah satu produk Coca-Cola yang boleh disebut sebagai kegagalan besar. Untuk bersaing dengan Pepsi, Coca-Cola mengubah resep mereka dengan rasa Pepsi. Namun rasa manis yang aneh pada rasa New Coke membuat Coca-Cola jelas gagal bersaing dengan Pepsi. Pelanggan sempat tak mau meminum Coca-Cola dengan rasa aneh ini dan meminta Coca-Cola klasik mereka dikembalikan. Itulah yang kemudian dilakukan oleh perusahaan Coca-Cola. Kadang menjadi klasik memang keputusan terbaik. [kun]

Start Work With Me

hubungi
Coca-Cola
+123-456-789
Melbourne, Australia